Logo Universitas Brawijaya

Beberapa bulan yang lalu Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan kompetisi “lomba mendesain logo Universitas Brawijaya”. Terus terang saja, pada awalnya aku sangat bingung sekali L. Bukankah UB sudah mempunyai logo?. Apakah logo prabu Brawijaya yang amat identik dengan semenjak UB berdiri harus diganti ?. Apakah perubahan yang diinginkan rector baru yaitu pak Yogi sampai sebegitu ekstrim ?. Apakah merubah logo bisa memperbaiki kekurangan dan permasalahan di UB ?. Inilah pertanyaan yang terpikir di benak setelah membaca woro-woro lomba logo UB pada mading rektorat.Setelah beberapa hari setelah ada waktu senggang, kita alias Agung dan Aditz menemui panitia lomba dan menanyakan apa sih maunya panitia. Panitia yang ada menjelaskan bahwa “ prabu Brawijaya adalah lambang,  dan UB belum mempunyai logo. Lambang tidak akan berubah sampai kapan pun kecuali ada perubahan yang amat sangat mendasar pada UB. Sedangkan logo adalah pengejahwantahan dari misi UB yang disesuaikan dengan kondisi konstelasi UB saat ini dan proyeksi dimasa mendatang. Sebagai contoh, lambing pertamina adalah pasangan suami istri kuda laut, sedangkan logo yang terbaru adalah huruf P yang gede itu lho”. Inilah penjelasan pendeknya. “oh….begitu toh mas”, sambil melongo kita manggut-manggut mendengarkan penjelasan dari mas Wiro (bukan Wiro Sableng, yang ini bener-bener masih waraz).Aku sedih banget….huhu. Tahu kenapa ???. Karena Agung tidak juara dan tidak masuk 5 besar. Sedangkan Aditz masuk 5 besar. Tapi tidak apa-apa. Harus memaklumi diri ketika belum juara. Gimana bisa juara, wong desain dan menggambar di PC dikerjakan Cuma dalam 1 malam…. Ya bener men, Cuma 1 malam doang. Bagiku dan Aditz, lomba desain logo UB ini penuh perjuangan. Kita harus begadang didepan PC-nya mas Arief dan mbak Rohma. Yang paling gak enak, kita jadi mengganggu kerjaannya mereka. Terima bangeeeeet ya mas mbak. Mbak Rahma ternyata ada target kerjaan desain sesuatu. Tapi habis gimana, notebookku kagak kuat dimasukin Corel 11 apalagi X3. Desainku dan Aditz selesai tepat ketika adzan subuh berkumandang….ya bener lho, subuh baru selesai dan desain mulai jam 10 malam. Habis desain, jam 5 pagi kita langsung lari menuju kost. Tentunya kita laporan dulu menghadap kiblat. Belum puas dengan kondisi “under pressure” itu, sepeda Supraku (meski yang beli dan STNK tertera nama ebes, aku dan Heru yang lebih sering pake. Jadi, Supra itu milik ku…harus setuju lho) mogok dijalan. Tahu gak kenapa…ternyata, ini gara-gara kebiasaan Heru yang mengisi bensin kalau bensin bener2 habis. Kejam sekali….benar2 melanggar  hak asasi sepeda motor bebek. Alhamdulillah ada ibu baek hati yang menjual bensin. Padahal aku berpikir “busyet….mana ada orang jualan benzin jam segini”.Tiba di kost kita jam 7an gembira bangetz. “Hehe…akhirnya, aku bisa ngeprint tu gambar”, gumam ku. Aku langsung menikmati kesegaran air Malang. Setelah itu aku langsung menuju kampus dengan mata merah … harus nemani praktikan untuk praktikum BT3. Habis praktikum … sesegera mungkin ke kost. Tiba ke kost pikirku, ”waduh, gimana yah hasil print outnya, bagus gak ?”. Ternyata, “Gung, ada masalah ini, print warna di kertas item kagak keliatan tu”, busa dari mulut Aditz keluar. Singkat cerita, akhirnya kita baru bisa kirim tu gambar sekitar jam 11.30 ke panitia lomba dihari terakhir yaitu hari Sabtu.Setelah turun dari rektorat, kita langsung nyamperin warunx hijau. Sarapan sekaligus makan siang.

Inilah logo UB hasil desain ku…keren kan (haruz suka lho)

logo AP1

 

logo AP2

Inilah logo Aditz yang masuk 5 besar

adit logo1

 

adit logo2

Inilah logo “kadal buntut” sang pemenang. Kalau boleh jujur sih, bagiku biasa-biasa saja (bahasa halus dari, ”gambar gini kok menang sih”L). Bukan aku aja yang bilang gitu lho. Mas Arief yang kerjaannya tiap hari desain macem-macem juga bilang seperti itu “itu logo UB baru toh, jelek ya, biasa-biasa saja”, gitu deh kata Mas Arief. Tapi ya khusnudzon saja, mungkin dewan juri punya pertimbangan lebih tepat, bukan cuma melihat dari kacamata estetik aja. Yang piiieenting, UB ku sudah punya logo baru ye……. Horeee J.

About these ads

23 Tanggapan to “Logo Universitas Brawijaya”

  1. adi Says:

    kurang keren, tetep oldfashioned, kayak gak ada spirit baru.kenapa gak pake referensi macam agensi landor, interbrand,atau sang legenda at&t saul bass ?

  2. sigit panji eko wibowo Says:

    oke kita pake logo tapi saya takut logo tersebut akan menghilangkan image lambang prabu brawijaya yang telah menjadi ikon ub sejak lama saya mohon logo ini tidak sampai menghilangkan ikon kebanggaan saya sebagai warga malang walau saya sekarang berkampus di IPB bogor, tapi hati saya tetap memiliki ub sebagai kampus faforit di malang dan sekali lagi saya tekankan walau logo tersebut sudah dipopulerkan, saya mohon filosofi yang terkandung dalam lambang ub tetap di dihati kita sebagai orang yang merasa bangga memiliki ub

  3. arman Says:

    Sebagus apapun logo, klo ga mencerminkan semangat brawijaya yach…! kurang bagus juga.

  4. ECA Says:

    god jobs

  5. onter Says:

    yang kedua..sony ericsson banget ya..hmm..
    spertinya lebih bagus kalo relief brawijayanya ‘diminimalisin’..jadi kaya stamp contohnya..ato skalian ngambil ‘peralatan’ yang biasa nempel di arca yang bisa dihubungin sama visi misi ub n juga berhub sama pndidikan..
    logo yang baru lebih kaya logo resort..
    waaah kalo bisa sampe pake referensi dari landor ato interbrand saya tepuk tangan..

    wong wis kepilih kok jek protes ae yo..

  6. baddji Says:

    terlalu sony ericsson….
    semuanya jelek….
    preet…bah

  7. Husni fauzi Says:

    Yang mirip sony ericsson,idenya ga orisinil…Plagia semata…yang lain juga ga jelas…ada yang kayak logo harian surat kabar, dan ada juga yang kayak logo rumah makan…

  8. reyna agustin Says:

    ok,c tp mc banyak kekurangan seperti merek sony ericsson yang kreatif dikit dong jangan niru pya orang kan btw g brawijaya banget

  9. reyna agustin Says:

    maaf ya. g oks banget coba km ciptakan dari ide,2 yang lain yg mungkin mengandung brawijaya banget

  10. jc Says:

    ih plagiat bgt si..
    org desaintu harus kreatif..tu syarat utama..MUTLAK
    masak maen jiplak aja..

  11. wildan Says:

    jangan tinggalkan identitas brawijaya, dan jangan menggunakan identitas sony ericson gitu. konsepnya juga harus lebih jelas.

  12. zibalbo Says:

    iya mas kayak logo sono ericson :) tp tetap semangat aja deh buat desain2nya. Mas mampir galery logoku juga yah :0 thx b4

  13. cahyoew Says:

    pemilihan warna kurang kuat sehingga kesan yg ditimbulkan ‘peminis’ bgt..anw lumayan utk ukuran pemula.. :)

  14. masdoel Says:

    karyamu mirip logo sony ericson .. cuma ganti warna .. kamu orang desain buka??? coba hargai karya orang.. punya filosofi jelas gak.. arah dan tujuan logo tau gak…

  15. Bagus a.k.a AnakNakalKelasBawah Says:

    Ini mah bukan kontes logo….
    kontes gambar… ;)
    logo UB yang baru ini malah bikin pusing.
    coba cari aja font yang cocok buat logonya???!!gak ada yang pas. Distorsi. Maknanya aku juga gak nangkep. sebagai contoh referensi logo universitas lokal,logonya ITS tu bagus…

  16. bonit Says:

    KAMPUNGAN GOBLOK CONGOK SOK DESAIN.. PLAGIAT JELEK SERIBU TOPAN BADAI MALU2IN DESAINER INDONESIA! LOGO KAYAK GITU ADEKKU UMUR TIGA TAHUN JG BISA BIKIN!!! CONGOK KOEN!

  17. bonit Says:

    ENTE KALO BUKAN DESAINER JANGAN NGAKU2 DESAINER… DESAINER MACAM APA BIKIN LOGO GITU AJAH MAKAN WAKTU 8 JAM!!!!

    MENTANG-MENTANG BISA COREL TRUS NGAKU DESAINER… KAMPUNG BANGET!!!

    MAS, DESAIN ITU ADA ILMUNYA GAK ASAL KAYAK LOGO-LOGO SAMPEYAN!!!

  18. kpk Says:

    tolong perhatikan undang2 hak cipta!

  19. arif joyogrand Says:

    anjritt… dah 3 tahun aq baru baca tulisanmu gung,
    wah.wah… bawa namaku lagi.
    ada yang mencak2 lagi,
    duh…duh yowes lah
    semua dah berlalu

  20. faris Says:

    mohon maaf neh sebelumnya…saya tertarik sama kata2 saudara

    “Inilah logo “kadal buntut” sang pemenang. Kalau boleh jujur sih, bagiku biasa-biasa saja (bahasa halus dari, ”gambar gini kok menang sih”L)”

    ya kalo saya pribadi sebagai orang awam, membanding kan logo anda dengan logo ‘kadal buntut’ yang menjadi pemenang…

    saya pikir logo buatan anda cenderung seadanya, gak ada maknanya, asal-asalan, dan tidak menunjukkan cerminan universitas brawijaya sama sekali.

    pertanyaan terakhir dari saya
    ‘apakah anda pernah memahami visi misi universitas brawijaya serta arti dari logo brawijaya sebelumnya ?’ kalau sudah saya yakin anda bisa membuat karya ang jauh lebih baik dari karya anda yang sekarang dan karya yang lebih baik dari ‘kadal buntut’ sang pemenang

    terimakasih

  21. riska Says:

    jelek…g sangar jadinya brawijaya…dak g UNIVERSITAS BRAWIJAYA BLAAS

  22. ajitama Says:

    logo terakhir (adit logo2) yg msuk 5 besar bagus, gedungnya jadi kelihatan kayak tower saruman yg ada mata di puncak towernya (sauron eye) dalam film lord of the ring.

  23. david hasan Says:

    i love u brawijaya,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: